macam macam paragraf

 

1.Paragraf induktif 

(ide pokok di akhir paragraf)
Di pagi hari banyak siswa yang berangkat ke sekolah dengan berjalan kaki. Sebagian lainnya menggunakan sepeda. Ada pula yang diantar orang tua dengan sepeda motor. Semua cara itu menunjukkan bahwa siswa memiliki beragam transportasi untuk menuju sekolah.

2. Paragraf Deduktif

(ide pokok di awal paragraf)
Kebersihan lingkungan sekolah sangat penting untuk kesehatan siswa. Dengan lingkungan yang bersih, siswa dapat belajar dengan nyaman. Selain itu, suasana sekolah juga menjadi lebih indah dan menyenangkan.

3. Paragraf Deskriptif

(melukiskan suatu objek)
Di tepi sawah itu berdiri sebuah rumah kecil berdinding bambu. Atapnya terbuat dari rumbia yang sudah mulai kecokelatan. Di depan rumah tumbuh bunga-bunga berwarna-warni, membuat suasana tampak asri dan tenang.

4. Paragraf Narasi

(menceritakan suatu peristiwa)
Pagi itu Rina terburu-buru menuju sekolah. Ia hampir terlambat karena bangun kesiangan. Dengan langkah cepat, ia berlari ke arah gerbang sekolah. Tepat ketika bel berbunyi, Rina berhasil masuk kelas.

5. Paragraf Eksposisi

(memberi penjelasan/informasi)
Fotosintesis adalah proses tumbuhan hijau membuat makanan sendiri. Proses ini terjadi di daun dengan bantuan klorofil. Energi cahaya matahari digunakan untuk mengubah air dan karbon dioksida menjadi glukosa dan oksigen.

6. Paragraf Argumentasi

(memberi pendapat disertai alasan)
Membaca buku lebih bermanfaat daripada bermain gawai berlebihan. Dengan membaca, wawasan kita bertambah dan daya pikir semakin tajam. Sebaliknya, bermain gawai terlalu lama hanya membuat mata lelah dan waktu terbuang sia-sia.

7. Paragraf Persuasi

(ajakan)
Mari kita biasakan membuang sampah pada tempatnya. Dengan lingkungan yang bersih, kita dapat hidup sehat dan nyaman. Mulailah dari hal kecil ini agar masa depan bumi kita tetap terjaga.

PENGERTIAN PARAGRAF PARAGRAF 

1. Paragraf Induktif


Paragraf yang dimulai dari hal-hal khusus (contoh, data, fakta) kemudian ditarik menjadi kesimpulan umum di akhir paragraf.

➡ Contoh: Banyak siswa di sekolah ini meraih juara olimpiade. Prestasi olahraga pun selalu meningkat. Semua itu menunjukkan bahwa sekolah ini unggul dalam bidang akademik dan nonakademik.


2. Paragraf Deduktif


Paragraf yang dimulai dari pernyataan umum (gagasan utama) lalu dijelaskan dengan hal-hal khusus atau penjelasan.

➡ Contoh: Sekolah ini merupakan sekolah unggulan. Hal itu terbukti dari banyaknya siswa yang menjuarai lomba akademik maupun olahraga.


3. Paragraf Deskriptif


Paragraf yang berisi gambaran suatu objek, tempat, atau suasana seolah-olah pembaca bisa melihat, mendengar, atau merasakan langsung.

➡ Contoh: Pantai itu tampak indah dengan pasir putih yang lembut, suara ombak berkejaran, dan angin sepoi-sepoi yang menenangkan.


4. Paragraf Narasi


Paragraf yang berisi cerita atau rangkaian peristiwa berdasarkan urutan waktu. Biasanya ada tokoh, peristiwa, dan alur.

➡ Contoh: Pagi itu, Dina berangkat sekolah lebih awal. Sesampainya di kelas, ia terkejut karena sudah ada guru yang menunggu.


5. Paragraf Eksposisi


Paragraf yang bertujuan memberikan informasi atau penjelasan secara jelas tanpa berusaha memengaruhi pembaca.

➡ Contoh: Fotosintesis adalah proses tumbuhan hijau membuat makanan dengan bantuan sinar matahari, air, dan karbon dioksida.


6. Paragraf Argumentasi


Paragraf yang berisi pendapat penulis yang didukung data, fakta, atau alasan logis untuk meyakinkan pembaca.

➡ Contoh: Belajar bahasa asing sangat penting. Dengan menguasainya, kita bisa memperluas wawasan, memperbesar peluang kerja, dan memudahkan komunikasi internasional.


7. Paragraf Persuasi

Paragraf yang bertujuan membujuk atau mengajak pembaca melakukan sesuatu.

➡ Contoh: Mari kita biasakan membuang sampah pada tempatnya. Lingkungan bersih membuat kita sehat dan nyaman.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

menuliskan 10 hal yang belum dipahami di buku TKA

TUGAS membuat soal

membuat kritik dari video tersebut